The Psychology of Money: Pelajaran Abadi Mengenai Kekayaan, Ketamakan dan Kebahagiaan

Kabar mengenai isu keuangan belakangan ini sedang menjadi topik hangat. Bagaimana tidak, lantaran perubahan pola pikir manusia akan Save Money di kala pandemi menjadi momok menakutkan dalam dunia ekonomi.

Dalam kurun waktu satu tahun ke belakang, kita disajikan banyak krisis finansial di berbagai negara; investasi melemah hingga fluktuasi dari berbagai macam komoditi baik barang ataupun jasa. Untuk itu dalam menyikapi problema keuangan di hari ini dan masa yang akan datang agaknya kita perlu berpegangan pada pengetahuan akan psikologi keuangan.

Sekadar pengantar saja, bahwa segenap pernyataan yang sempat dilintasi itu berhasil saya temukan dari buku yang berjudul The Psychology of Money. Disebutkan bahwa karya Morgan Housel ini menjelaskan cara berpikir dalam mengelola keuangan setiap individu. Atau bisa disebut sebagai cara bagaimana berperilaku terhadap uang.

Pasalnya keuangan kerap diidentikan sebagai masalah. Ketika ada uang banyak kita bisa menjadi dua sosok, penyuka gaya hidup berfoya-foya atau menjadi pribadi yang mau mengelola uang dengan cara berinvestasi, menabung dan sebagainya. Tidak hanya di situ saja, kita harus sadar juga betapa pentingnya memahami psikologi keuangan karena dapat tergambar tentang bagaimana dan apa saja tantangan finansial di masa yang akan datang.

Baca Juga: Review Buku Childfree And Happy : Semua Orang Memiliki Pilihan Hidupnya Masing-Masing

Mungkin saja pada beberapa tahun kelak, terjadi kondisi serupa yang mengancam finansial kita. Makanya, di dalam buku ini mengajarkan mengenai Mindset yang tepat dalam menabung, meskipun dikatakan bahwa selama ini kebanyakan orang kerap berpikir tidak ada tujuan untuk menabung. Tetapi menyangkut finansial dan keuangan jangka panjang itu sangatlah berguna sekali. Setidaknya sisihkan saja beberapa persen dari gaji setiap bulannya dari sekarang. Jadi berpikir secara konsisten agar bisa dipakai untuk keperluan dan kebutuhan yang tidak terduga.

Bukan tentang apa yang kita ketahui soal uang, tetapi bagaimana kita berperilaku terhadap uang. Bisa saja orang yang sangat cerdas dan jenius mengalami bencana keuangan, namun orang tanpa pendidikan berhasil secara finansial. Jadi uang tidak ada hubungannya dengan tingkat pendidikan dan sangat misterius.

Kemudian dijelaskan pula perbedaan dari Rich dan Wealth. Perilaku mengenai gaya hidup keduanya berbeda sekali. Orang-orang yang berperilaku Rich cenderung akan memamerkan kekayaan mereka dengan barang mewah, pada media sosial maupun di jalanan. Sedangkan orang-orang yang berperilaku Wealth meskipun mereka kaya namun kehidupan yang dijalani justru sederhana dan bisa mengoptimalkan keuangan mereka untuk hal-hal yang lebih penting.

Tentu hal semacam ini cocok untuk dipahami oleh para generasi milenial serta gen z. Perilaku seseorang mengenai keuangan masing-masing punya pengaruh kuat dalam menentukan kehidupannya kedepan. Jadi pintar-pintarlah dalam mengelola keuangan, Mindset serta perilaku mengenai gaya hidup.

Karena buku “The Psychology of Money” punya pembahasan yang menarik dan sesuai dengan kondisi sekarang ini, tidak heran kalau menjadi best seller dalam ranah penjualan offline maupun online. Adapun banyak influencer yang merekomendasikan buku ini sebagai pegangan mereka dalam memahami lebih jauh arti keuangan. Ditambah sudah ada banyak aplikasi digital keuangan yang cocok dijadikan sebagai tempat untuk berinvestasi, menabung dan sejenisnya.

Saya rasa tren buku keuangan sangat cocok menjadi top best reading sebagai buku bacaan kita di tahun ini. Seperti yang kita tahu juga, sekarang orang-orang banyak membicarakan saham, crypto di restoran, tempat kopi serta tempat pertemuan lainnya. Dan kesadaran mengenai keuangan memang sudah mencapai puncaknya.

Baca Juga: Mengapa Buku Literasi Keuangan Menjadi Trend Akhir Akhir Ini?

Selamat menyelami pembelajaran keuangan yang tertuang di buku The Psychology of Money. Dapatkanlah segala hal-hal baik yang bisa menambah wawasan serta segala hal yang dapat mengubah cara pandang kalian terhadap keuangan.

 

Judul Asli: The Psychology of Money: Timeless Lessons on Wealth, Greed, and Happiness

Judul Terjemahan: The Psychology of Money: Pelajaran Abadi Mengenai Kekayaan, Ketamakan, dan Kebahagiaan

Penulis: Morgan Housel

Penerjamah: Zia Anshor

Penerbit: Penerbit Baca

ISBN: 978-602-6486-57-8

Komentar
Dimas Wildani

You know my name, not my story

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *