Situ Cilongok: Daerah Resapan Air yang Disulap Menjadi Objek Wisata

Saat ini, di daerah kota maupun kabupaten Tangerang sudah banyak tempat-tempat yang disulap menjadi objek wisata. Dahulunya, beberapa tempat tersebut hanyalah lahan biasa atau tempat bekas penggalian-penggalian tambang yang sudah tidak digunakan lagi. Namun, karena tempat tersebut mempunyai daya tarik tersendiri, warga sekitar memanfaatkannya menjadi sumber mata pencaharian dengan membukanya sebagai tempat objek wisata. Hal tersebut menjadikan keuntungan bagi masyarakat yang tinggal disekitarnya.

Kalian yang bosan menghabiskan waktu liburan hanya ke tempat itu-itu saja, bisa coba mengunjungi salah satu tempat wisata yang ada di kabupaten Tangerang ini, yaitu Situ Cilongok. Objek wisata Situ Cilongok bertempat di desa Sukamantri Kecamatan Pasar Kemis. Menurut kabar, dahulunya Situ Cilongok ini berupa lubang besar sisa hasil penggalian resapan air selama lima tahun, yang pada akhirnya terisi air hujan lalu berubah menjadi sebuah telaga besar. Warna airnya pun dapat berubah tergantung dari kondisi cuaca. Hebatnya lagi, Situ Cilongok ini dapat berdiri melalui swadaya dari masyarakat sekitar desa Sukamantri yang memang ingin membuat Situ Cilongok ini menjadi indah, supaya warga sekitar Situ Cilongok maupun dari luar daerah dapat menikmati objek wisata tersebut.

Berwisata di Situ Cilongok ini menghadirkan suasana yang berbeda pada umumnya. Tempat ini memang tidak se-hits Danau Biru Cigaru atau Tebing Koja (kandang Godzilla), tapi tempat ini sangat pas dikunjungi bagi kalian yang gemar mencari spot foto untuk diunggah diakun sosial media, dan cocok bagi kalian yang instagramable. Selain itu, kalian bisa bersantai-santai sambil melihat pemandangan.

Objek wisata yang diminati oleh masyarakat di Situ Cilongok ini yaitu rakit cinta, banyak orang-orang yang rela mengantre untuk berfoto di sana. Cocok banget bagi kalian yang sedang kasmaran hehehe. Ada pula tempat yang dihias semenarik mungkin dengan payung berwarna-warni, bunga-bunga, dan disediakan juga saung-saung untuk beristirahat. Selain tersedia rakit cinta, di sana kalian juga bisa bermain bebek-bebekan yang dapat dinikmati sepuasnya sesudah kalian membayar biaya masuk. Tersedia pula wahana bermain untuk anak-anak.

Pengunjung yang mendatangi tempat ini lumayan ramai, namun fasilitas yang ada di sana belum terlalu memadai, karena memang tempat ini berasal dari swadaya masyarakat sekitar. Tidak adanya MCK, jika musim hujan ruas jalan yang dilalui pun masih becek, dan sebagainya. Selain menikmati wahana yang ada, kalian bisa juga membaca buku di sini sambil ditemani pemandangan yang indah dan angina-angin yang menenangkan. Akan tetapi, kalau ingin baca buku disarankan datang pada waktu hari-hari biasa agar tidak terganggu dan fokus, karena kalau hari libur pengunjung yang datang ramai sehingga membuat bising.

Pengelola wisata Situ Cilongok saat ini mematok  tarif biaya parkir  kendaraan motor sebesar 2.000 rupiah dan mobil sebesar 10.000 rupiah. Cukup terjangkau bukan, dengan harga seperti itu kita bisa menikmati wahana bermain bebek-bebekan, berfoto-foto dan naik rakit cinta sepuasnya. Tempat wisata ini buka setiap hari, dari pukul 08.00 WIB sampai 18.00 WIB

Wisata Situ Cilongok sendiri sangat pas dikunjungi bersama keluarga, sahabat juga bisa, atau ingin mengunjungi bersama orang terkasih dan berniat mengadakan foto prewedding juga bisa loh. Tapi, jangan lupa membuang sampah pada tempatnya ya, budayakan hidup sehat dengan tidak meninggalkan sampah saat berwisata. Terakhir, semoga di daerah Tangerang raya ini makin banyak tempat wisata yang mengusung tema seperti Situ Cilongok ini. Selain sebagai tempat wisata, ruang terbuka hijau sendiri juga dapat membantu mengurangi polusi udara dan memelihara ekosistem yang ada.

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *