Si Cantik Pevita, Perpustakaan Alternatif dan Inovatif di Selatan Kota Yogyakarta

Budaya literasi sudah seharusnya terus dipupuk supaya aparatur negara tidak lagi salah kira tentang buku-buku yang beredar. Tentunya, kita berharap bisa dengan bebas membaca apa yang ingin dibaca, tidak dikekang apalagi dibatasi buku bacaannya.

Layaknya kebutuhan primer manusia, kebutuhan internet pada jaman sekarang sangatlah penting. Adanya fasilitas perpustakaan yang nyaman, dengan kelengkapan fasilitas yang memadai memang sangat dibutuhkan sebagai penunjang untuk terus eksis di jaman yang serba digital. Tidak hanya itu, jam operasional juga terkadang menjadi persoalan karena membatasi gerak para pengunjung yang ingin datang ke perpustakaan pada malam hari.

Tidak seperti perpustakaan di daerah lainnya, Perpustakaan di Yogyakarta membuka fasilitas perpustakaan tanpa henti, alias buka 24 jam. Saat ini baru ada dua  perpustakaan, di daerah Kotabaru dan daerah selatan Yogyakarta. Walaupun buka 24 jam, untuk proses peminjaman buku dan pengembalian buku dibatasi waktunya sampai pukul 12 malam.

Terbilang baru didirikan, Perpustakaan Alternatif Wilayah Selatan Kota Yogyakarta atau biasa disebut Pevita, resmi dibuka pada  15 November 2018. Belum genap setahun, tapi fasilitas yang disediakan tak kalah dengan perpustakaan yang ada di Kota Yogyakarta.

Perpustakaan ini memiliki tempat parkir yang luas dan ditunjang dengan  fasilitas yang cukup lengkap dan sesuai kebutuhan. Seperti mushola, angkringan dan fasilitas internet.

Berada di Jl. Mayjend Sutoyo No. 32, Mantrijeron, Kec. Mantrijeron, Kota Yogyakarta, tujuan Pevita ini karena banyaknya masyarakat yang datang ke Perpustakaan yang ada di Kotabaru, di Jl. Suroto No. 9.

Nunun Zulaikha sebagai Kepala Bidang Pengeloloan dan Pengembangan Perpustakaan Dinas pepustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta, dalam wawancaranya dengan Republika.co.id, menjelaskan Pevita dikembangkan dalam rangka memecah keramaian pengunjung yang datang ke Perpustakaan Daerah Yogyakarta.

Sama seperti halnya perpustakaan lain, syarat menjadi anggota perpustakaan adalah membawa kartu data diri, seperti KTP, Kartu Pelajar atau Kartu Mahasiswa, lalu mengisi formulir pendaftaran. Di perpustakaan ini para anggota perspustakaan diperbolehkan untuk meminjam buku selama sepekan dan maksimal dua buku, dapat diperpanjang satu kali peminjaman.

Yang menarik dari perpustakaan ini, selain buka 24 jam,  adanya  program layanan yang disingkat dengan kreatif menggunakan nama-nama yang cantik. Berikut ini adalah contohnya: JAMILA (Jaminan Layanan prima Mengantar Buku Andalan ke Pemustaka), RAISA (Ruang Diskusi Bersama Istimewa), SISKA (Sistem Informasi ke Pemustaka) ALEKSA ( Ada Koleksi Lokal Konten Yogyakarta), BELINDA ( Layana Blind Cornen Untuk Anda), dan BSE (Buku Sekolah elektronik).

Rencanya, di bulan Agustus ini Perpustakaan Alternatif Wilayah Selatan Kota Yogyakarta akan memiliki fasilitas Sapa Ratu atau sarana peminjaman dan pengembalian tanpa harus turun dari kendaraan. Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat yang tidak memiliki banyak waktu untuk mengembalikan buku, bisa melakukannya dengan mudah tanpa perlu repot-repot masuk ke dalam ruang perpustakaan untuk mengembalikan buku bacaan. Saat ini fasilitas Sapa Ratu bisa digunakan pada 07.30 WIB sampai dengan 15.30 WIB.

Sistem dari Sapa Ratu tidak jauh beda dengan layanan Drive Thru pada restoran cepat saji. Estimasi waktu yang dibutuhkan untuk mengembalikan buku, atau memperpanjang masa pinjaman buku adalah lima menit untuk setiap pengunjung yang datang melakukan layanan Sapa Ratu ini.

Layanan Sapa Ratu masih dalam proses pengembangan, jadi layanan ini hanya bisa digunakan oleh pengunjung yang menggunakan sepeda motor. Karena ketersediaan tempat belum memungkinkan untuk pengendara mobil melakukan layanan ini.

Sungguh inovatif sekali Perpustakaan di Kotabaru dan Pevita. Semoga kedepannya makin banyak perpustakaan yang seperti ini, dan tidak hanya di Daerah Khusus Ibu Kota Yogyakarta, di daerah lain bisa mengikuti jejak Pevita yang inovatif.

Komentar

Engga suka digigit nyamuk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *