PSBB Tangerang

Seputar PSBB Yang Wajib Kalian Ketahui

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), merupakan topik hangat perbincangan masyarakat Indonesia. Sebenarnya apa sih PSBB itu? PSBB adalah bentuk pembatasan kegiatan tertentu dalam suatu wilayah yang diduga terinfeksi pandemi corona (tertuang dalam PP Nomor 21 tahun 2020).

Ini adalah salah satu langkah pemerintah untuk menghentikan rantai penyebaran dan menanggulangi virus corona ini. Seperti yang sudah kita sama-sama ketahui, peraturan ini sudah mulai ditetapkan dan sudah berlaku di DKI Jakarta. Gubernur DKI jakarta sudah mengatur regulasi yang menjadi landasan pemprov DKI menerapkan PSBB di tengah pandemi corona ini dalam peraturan Gubernur DKI nomor 33 tahun 2020 dan Keputusan Gubernur nomor 380 tahun 2020.

Penerapan PSBB tidak bisa sembarangan, kepala daerah dari masing-masing wilayah yang dilanda pandemi corona ini harus mengajukan permohonan penerapan PSBB ini kepada Kemenkes.

Untuk dapat ditetapkan sebagai PSBB, maka suatu wilayah harus memenuhi dua kriteria (Nomor 9 Tahun 2020 Pasal 2). Kriteria pertama adalah jumlah kasus atau angka kematian akibat penyakit ini meningkat dan menyebar secara signifikan dan cepat ke beberapa wilayah. Dan kriteria kedua adalah wilayah yang diduga merupakan tempat penyebaran penyakit tertinggi juga memiliki kaitan epidemiologis dengan kejadian serupa yang terdapat di wilayah atau negara lain. Dan jika suatu wilayah tersebut memiliki dua kriteria yang sudah ditetapkan maka kemenkes dapat menentukan wilayah tersebut layak untuk diterapkan PSBB.

Sementara di Banten memang sudah mengajukan penerapan PSBB untuk wilayah Banten, Tangerang Kota, Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan. Jika di Provinsi Banten sendiri terlaksana maka kluster jabodetabek nantinya akan terintergritas. Hal ini dinilai akan memudahkan pengendalian dari sisi epidemiologi.

Ada beberapa kegiatan yang akan di batasi selama penerapan PSBB, yaitu kegiatan bersekolah dan bekerja. Namun ada beberapa pengecualian yaitu kantor atau instansi strategis yang memberikan pelayanan ketahanan atau keamanan, dan juga yang menyediakan jasa ketertiban umum, kebutuhan pangan, bahan bakar MIGAS, kesehatan, perekonomian, keuangan dan kebutuhan dasarnya.

Selain itu instansi pendidikan, tempat kerja, kegiatan keagaman, kegiatan sosial dan kebudayaan pun ikut dibatasi. Masyarakat diimbau untuk ibadah dari rumah, kegiatan sosial dan budaya seperti lainnya yang mengundang audience banyak akan dilarang untuk diselenggarakan selama penerapan PSBB ini.

Sementara bagi masyarakat yang masih melakukan kegiatan di beberapa tempat umum atau fasilitasi umum harus melakukan psychal distancing dan pembatasan jumlah orang yang berada di fasilitas umum tersebut. Terkecuali supermarket, pasar, atau tempat yang menjual peralatan medis dan obat-obatan, serta kebutuhan pokok. Fasilitas kesehatan dan tempat olahraga juga salah satu yang masuk dalam daftar pengecualian.

Selama penerapan PSBB ini transportasi umum juga akan diberikan pembatasan. Transpotasi umum masih tetap bisa beroperasi namun akan dibatasi jumlah penumpangnya dan menjaga jarak antar penumpang. Hal ini yang diterapkan di DKI jakarta, petugas seperti TNI, POLISI, DISHBUB DAN SATPOL PP, ikut mengawasi pelaksanaan PSBB ini dan mengimbau masyarakat untuk menjaga jarak serta menggunakan masker di jalan saat berkendara.

Sementara fungsi diberlakukannya pembatasan skala besar ini antara lain untuk melindungi orang-orang dari penularan Covid-19 maka dari itu pemerintah mencoba mencegah perkumpulan orang dalam jumlah kecil maupun besar. Upaya-upaya seperti ini harus di dukung juga oleh masyarakat.

Kita harus saling bahu membahu dalam menghadapi pandemi corona ini. Jika tidak berkepentingan maka dirumah saja adalah pilihan terbaik untuk membantu memutus rantai penyebaran virus ini. Salah satu gerakan kemanusiaan dan membantu Indonesia dalam menghadapi pandemi ini adalah dengan dirumah saja, mari menjadi masyarakat yang lebih peduli lagi dengan keadaan bangsa ini.

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *