mengantuk

Penyebab Mengantuk Saat Membaca

Mengantuk saat membaca hanya persoalan belum terbiasa, maka biasakanlah diri kita untuk sering membaca.

Seorang kutu buku hampir tidak punya masalah saat membaca meski dimanapun, kapanpun dan apapun buku yang dibaca. Entah apa yang dirasakan mereka, membaca buku menjadi hal yang sangat asik. Mereka bisa menghabiskan waktu seharian dengan hanya membaca buku. Beda halnya dengan orang yang jarang membaca buku. Mereka tidak bisa membaca lama seperti halnya si kutu buku. Bahkan aktivitas ini bisa menjadi hal yang membosankan.

Salah satu permasalahan bagi orang yang jarang baca buku adalah: mengantuk. Satu-dua menit membaca kadang sudah mengantuk. Jangankan berlembar-lembar halaman, satu-dua halaman saja tidak mampu menyelesaikannya—mata seakan tidak bisa diajak kompromi. Tiap kali mata memandang kata, seakan seperti habis terkena obat bius—ngantuk pun melanda.

Setidaknya ada tiga penyebab kenapa kita bisa mengantuk saat membaca. Pertama, genre buku tidak cocok. Ketika ada tugas sekolah dimana keadaan menuntut kita untuk membaca buku-buku pelajaran, buku sejarah misalnya, tapi di sisi lain kita lebih sering membaca dan bahkan menyukai buku dengan genre fiksi. Hal ini membuat minat kita untuk membaca sedikit berkurang ketika diharuskan membaca buku yang tidak kita sukai. Ketika minat kita kurang, akan timbul banyak alasan untuk kita segera meninggalkan aktivitas tersebut—hal lainnya yang timbul adalah kita akan lebih cepat mengantuk. Yah, paling lama bertahan 20 menit—itu pun kalau kita paham apa yang kita baca—kalau engga?

Baca juga : Memahami Konsep Berliterasi Dalam Mengaji

Untuk mengatasi masalah ini, pembaca perlu meyakini bahwa setiap buku adalah ilmu. Suka atau tidaknya, buku memuat berbagai informasi yang belum diketahui pembaca. Di sisi lain perlu ada strategi untuk selalu bertanya sepanjang aktivitas membacanya. Hal ini akan menimbulkan rasa penasaran untuk mengetahui isi buku dan bisa saja memaksa kita untuk terus berkonsentrasi sehingga rasa kantuk itu bisa hilang.

Kedua, masalah fisik. Kita akan cenderung lebih mengantuk jika kondisi fisik kita tidak dalam keadaan baik. Misalnya kita sudah capek dengan aktivitas seharian, tapi tetap ingin membaca buku, bila dipaksakan resiko mengantuk menjadi akibatnya. Tapi, bagi orang yang ingin tidurnya lebih nyenyak ketika badan sudah letih, membaca buku bisa menjadi salah satu caranya.

Dikutip dari doktersehat.com, Raman Malhotra, MD dari Washington University Sleep Center menyebutkan bahwa aktivitas membaca buku bisa menjadi aktivitas yang menenangkan. Pikiran dan tubuh kita menjadi lebih rileks dan akhirnya menghilangkan beban pikiran. Nah, hal ini yang mempengaruhi kemampuan tubuh untuk beristirahat dengan baik.

“Menciptakan rutinitas sebelum tidur yang dilakukan hampir setiap malam akan membantu kita memperbaiki pola tidur dengan lebih baik. Hal ini berperan besar dalam mengatasi insomnia sekaligus meningkatkan kualitas tidur. Meski kita hanya membaca sekitar 15-30 menit saja, berbagai hal yang membuat kita terlalu bersemangat, stres, atau beban pikiran lainnya bisa dihilangkan,” Raman Malhotra.

Ketiga, penyebab kita mengantuk saat membaca adalah belum terbiasa. Seorang kutu buku bisa membaca buku berjam-jam karena ia terbiasa. Mereka membiasakan diri untuk membaca buku setiap hari. Karena terbiasa inilah mereka bisa menyelesaikan satu buku dalam hitungan jam. Bahkan mereka bisa saja lupa waktu jika buku yang dibaca sangat menarik.

Seperti halnya aktivitas lainnya, kita perlu membiasakan diri. Kita analogikan ketika kita bermain futsal—jika kita terbiasa, kita enak saja menendang bola dan ngga mudah capek. Beda halnya jika kita tidak terbiasa—kita akan mudah capek—engap dan sesudahnya badan bisa pegal-pegal. Nah, sama seperti membaca buku.

Pembiasaan ini menjadi hal yang penting di samping rasa penasaran untuk mencari ilmu. Bagi kita yang jarang membaca buku, usaha untuk memulainya akan lebih berat. Tapi perlu diingat, setiap usaha pasti ada halangannya seperti mengantuk. Kalau mengantuk saat membaca, ya istirahat saja dulu. Jangan dipaksa, ngga baek.

Baca juga : 5 Cara Mudah Memulai Kebiasaan Membaca

Komentar

Bergembira sebelum negara api menyerang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *