menulis

Manfaat Menulis Dan Bercerita Dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Pada Anak

Kemampuan berliterasi memang harus dilatih sejak kanak-kanak. Walau memang melatih anak untuk terbiasa dengan budaya literasi terbilang sulit dilakukan. Terlebih saat ini kebanyakan orang tua  sudah membiasakan anak dengan hiburan di telepon genggam seperti menonton video pada youtube atau permainan online.

Hal ini mungkin dianggap lumrah untuk dilakukan. Mengingat sebagian besar orang tua yang saya kenal beranggapan agar kelak sang anak dapat mengikuti perkembangan zaman dan melek teknologi dengan terbiasa menggunakan ponsel pintar. Meski kemudian tak sedikit pula orang tua yang  membatasi waktu penggunaan ponsel serta mengawasi aktivitas sang anak kala bermain dengan gawainya.

Padahal, ada cara lain untuk sekedar mengisi waktu senggang anak, seperti menulis dan bercerita. Manfaat dari dua aktivitas ini juga ampuh untuk meningkatkan budaya literasi pada anak. Kegiatan yang terbilang sederhana ini juga memiliki manfaat yang luar biasa bagi perkembangan berpikir anak

Dengan melakukan aktivitas menulis dan bercerita, anak kita belajar menyusun kalimat atau merangkai kata untuk dijadikan sebuah paragraf. Tanpa sadar sang anak juga akan belajar untuk berpikir guna mencari kata yang pas untuk melengkapi sebuah cerita. Bukan hanya itu anak akan belajar mengekspresikan emosinya lewat tulisan

Demikian pula saat anak mendengarkan cerita yang kita bacakan, hal ini berguna untuk menambah kosa kata pada anak. Di saat yang bersamaan, anak juga dapat meningkatkan kemampuan literasinya. Kemampuan litarasi pada anak bukan hanya sebatas anak dapat membaca dan menulis, tapi juga sang anak diharapkan mampu berpikir kritis dan logis. Sehingga kelak dapat menghasilkan generasi yang melek akan literasi dan dapat menyerap informasi dengan baik sehingga dapat terhindar dari berita bohong yang kerap terjadi di masa kini.

Manfaat lainnya adalah menyiapkan anak untuk siap menerima pelajaran di sekolah. Karena dengan terlatihnya anak dengan menulis, membaca, serta bercerita, anak akan lebih mudah mencerna pelajaran di sekolah karena sudah biasa terlatih memecahkan masalah dan berpikir logis.

Pada konteks kemampuan berbahasa, Anak yang telah terbiasa untuk menulis, membaca, dan bercerita akan memiliki kemampuan komunikasi yang jauh lebih baik dibanding yang tidak dikenalkan literasi pada masa kanak-kanak. Tak hanya itu, mengenalkan budaya literasi pada anak lewat cerita dapat membentuk kepribadian anak. Dengan menceritakan kisah yang tepat, dan memberikan arahan tentang perilaku yang baik, anak akan menangkap pesan moral dan tentu akan mengambil hal-hal baik yang diajarkan.

Dengan begitu banyaknya manfaat yang akan didapatkan dengan kegitan sederhana seperti menulis dan bercerita. Jadi, mulai dari sekarang mari isi waktu senggang dengan membacakan cerita atau mulai menulis bersama anak. Karena dengan meningkatkan literasi dalam diri anak, maka akan semakin besar kemampuan anak untuk menggunakan potensi dan kemampuan untuk mengolah informasi yang didapat serta mampu berfikir kritis dan logis.

Baca juga: Membaca Buku Kumpulan Kutipan Jadi Tren Terkini Anak Muda

Komentar

Engga suka digigit nyamuk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *