Menghabiskan buku solusi terbaik mengisi waktu luang saat Isolasi Mandiri

Kita tahu bahwa kondisi pandemi di Indonesia semakin memperhatinkan saja.  Virus corona yang masuk ke Indonesia semakin banyak saja mutasi variannya. Mulai dari Alpha, Beta, Delta dan lain sebagainya. Kemudian kita bisa melihat statistik yang menyatakan betapa masifnya pertumbuhan para penyintas covid saat ini, baik itu tanpa gejala, bergejala ringan maupun berat.

Bagi yang memiliki gejala berat, mereka harus berjuang mencari ruang isolasi di RS yang dianjurkan oleh pemerintah. Tentu agar mendapatkan penanganan khusus, namun sayangnya sulit sekali mendapatkan tempat isolasi di Rumah Sakit karena masifnya pertumbuhan penyintas covid saat ini. Pemerintah harus bergerak cepat perhial ini, masalahnya nyawa orang yang menjadi taruhan.

Namun mereka yang tidak mengalami gejala atupun hanya mengalami gejala ringan, hanya dianjurkan untuk melakukan isolasi mandiri yang kurang lebih 14 hari. Ini bertujuan untuk menghambat penularan virus kepada orang lain. Sehingga persebaran virus tidak terjadi secara masif. Sepertinya terdengar tidak mudah, karena orang yang sedang terpapar harus menyingkir atau mengasingkan diri dari lingkungan barang sebentar.

Baca juga : Dear Book Lovers, Tenang  Gak Apa-apa Kalau Kalian…

Menghabiskan waktu 14 hari di Rumah memang bukan hal yang mudah. Terlebih kita juga harus menjaga jarak aman dengan orang Rumah. Mungkin akan membuat banyak orang bertanya-tanya, bagaimana menghabiskan dua minggu di rumah, bahkan sebagian hanya dalam kamar dan setiap harinya mengalami kejenuhan. Tentu saja rasa jenuh dan bosan sudah pasti akan menyelimuti, bagaimana tidak? Ya hanya tiduran saja di kamar.

Disini, saya ingin membagikan sedikit pengalaman ketika harus menjalani isoman. Dimana saya teringat akan buku bacaan yang selama ini ternyata tak sempat dibaca dan sudah menjadi tumpukan buku berdebu di rak, itu terjadi lantaran aktifitas sehari-hari yang begitu padat. Maka dari itu, akan lebih baik jika pengalaman isoman ini, saya manfaatkan dengan hal positif, seperti halnya membaca buku. Jadi, mungkin sekarang waktu yang tepat untuk menutup gadget, membersihkan tumpukan debu di rak, dan mulai membaca buku.

Membaca sebuah buku nampaknya akan menjadi sebuah pilihan yang bijak bagi kalian yang ingin mendapatkan sesuatu yang bermanfaat di saat menjalani isoman. Karena dengan membaca, kalian akan mampu mendapatkan informasi-informasi yang bermanfaat yang tidak kalian ketahui sama sekali sebelumnya. Atau bisa juga kalian mendapatkan perbendaharaan kosakata baru di kala membaca sebuah buku. Dengan membaca juga kalian bisa meningkatkan literasi yang kalian miliki.

Enggak perlu buku yang berat dan menguras pikiran, namun cari saja buku bacaan yang tergolong ringan sehingga akan mudah dipahami. Toh kita sudah pusing dengan segala permasalahan corona ini, jangan sampai dibuat pusing juga dengan buku bacaan yang sulit dipahami. Apalagi untuk saya yang tergolong masih remaja, selain menyenangkan membaca buku yang tergolong ringan pun juga bisa mengurangi stres berlebih serta menjaga kesehatan mental.

Membaca buku juga menjaga mental kita, 14 hari di Rumah sudah membuat kita stres berat.  Tidak perlu terlalu dipikirkan tentang virus yang hari ini ada di tubuh kalian. Menjaga pikiran agar tetap positif, karena mindset yang kita bentuk sangat berpengaruh kepada imunitas kita. Ketika kita memiliki pikiran yang positif dan melakukan hal-hal positif rasanya 14 hari pun bisa dilewati dengan baik-baik saja.

Memang, kesehatan mental perlu dijaga. Oleh sebab itu membaca buku menjadi solusi terbaik agar kita dapat menjalani isoman dengan baik. Membaca novel, esay, atau cerita-cerita pendek yang dapat menyegarkan pikiran rasanya bisa jadi pilihan. Meski sedang terjangkit virus, namun otak harus tetap di asa dengan membaca buku.

Walau begitu kalian pun jangan sampai lupa untuk terus mengonsumsi makanan dan minuman yang bergizi, berolahraga, berjemur setiap pagi serta ditunjang dengan mengonsumsi berbagai macam vitamin.

Kemudian, bagi kalian yang dalam aktifitas sehari-hari mesti betul keluar rumah, tetap harus mematuhi protokal kesehatan yang ada ya. Harapan saya pun sama dengan kalian, yaitu ingin virus ini cepat berlalu sehingga kita bisa melaksanakan aktifitas sehari-hari sebagaimana mestinya. Karena apa mau dikata, kebijakan pemerintah sudah diterapkan, namun Herd Immunity tetap saja belum tercapai. Jadi saling jaga satu sama lain sangatlah penting.

Lalu, bagi kalian yang saat ini terpapar dan sedang menjalani isoman. Jangan khawatir tetaplah berpikir positif akan kesembuhan kalian. Jalani Isoman sebaik mungkin dengan panduan isoman yang berlaku, serta ditambah dengan menamatkan buku bacaan kalian agar tidak merasa jenuh dan bosan.

Tetap patuhi protokol kesehatan yang berlaku ya!!!

Baca Juga : Pembajakan Buku: Lingkaran Setan Yang Harus Segera Diputus

Komentar
Dimas Wildani

You know my name, not my story

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *