Mengapa Buku Literasi Keuangan Menjadi Trend Akhir Akhir Ini?

Uang merupakan salah satu hal penting di dunia yang tidak akan pernah ada habisnya untuk dibahas dari generasi ke generasi. Oleh sebab itu, banyak orang yang mencoba mengamankan serta meningkatkan penghasilan keuangan masing-masing individu. Masyarakat mulai sadar atas pentingnya literasi keuangan.

Setiap manusia pasti akan menghadapi suatu fase dari persoalan keuangan mereka, dari mulai remaja hingga usia senja pasti akan ada saja jikalau literasi keuangan yang dimiliki tak terlalu baik. Jawaban yang paling pas memang sebelum memutuskan segala persoalan perihal keuangan ialah mengerti teori dari keuangan itu sendiri. Yaitu tentang bagaimana cara yang tepat serta sesuai dengan tingkat resiko dari tiap invidu.

Pemahaman literasi keuangan tentu membutuhkan fondasi yang kokoh. Diantaranya dengan membaca buku literasi keuangan rasanya menjadi hal yang sangat pas dalam membangun fondasi tersebut. Membaca buku literasi keuangan setidaknya kita dapat mengenal lebih jauh bagaimana perputaran uang itu terjadi, bagaimana cara mengaturnya bahkan mengetahui agar uang bisa jadi alat investasi masa depan.

Baca Juga : Elang Terbang Kolektif : Acara Musik Sampai Jalinan Kasih

Dimana dengan melihat kondisi pandemi seperti saat ini yang tak kunjung usai yang sangat berpengaruh sekali terhadap berbagai komoditi harga, sudah pasti banyak orang yang mencari cara agar keuangan mereka terjaga stabil dikala menghadapi pandemi atau bahkan untuk investasi masa depan sebagai perasaan jaga-jaga jikalau di kemudian hari terjadi hal serupa seperti masalah pandemi yang sedang kita hadapi saat ini.

Banyak orang berlomba-lomba mencari informasi terkait literasi keuangan baik dari buku bacaan, internet dan lain sebagainya. Terkait buku bacaan, kita bisa menengok bagaimana buku literasi keuangan ini menjadi Best Seller di took-toko buku offline maupun online. Buku buku seperti The Psychology Of Money, Rich Dad Poor Dad, Milenial Nomic sedang menjadi peringkat teratas dan terlampau sering diperbincangkan akhir-akhir ini.

Penjualan yang meningkat drastis dalam beberapa bulan kebelakang bisa menjadi pertanda bahwa sudah banyak orang yang mulai sadar akan kondisi keuangan sehingga penting mengetahui teori keuangan dari buku bacaan.

Hal lain yang mempengaruhi mengapa buku mengenai literasi keuangan ini diminati ialah lantaran banyak sekali influencer di sosial media yang juga membagikan aktivitas mereka dengan membaca buku keuangan. Ketertarikan hal semacam ini tentu sangat baik bagi dunia literasi, sebabnya akan makin banyak orang yang tertarik membaca buku. Karena bisa jadi selain membaca buku literasi keuangan, akan mendorong mereka untuk membaca buku dengan genre lainnya.

Tidak hanya perihal kondisi pandemi saja yang memengaruhinya, kondisi lain yang terjadi ialah bagaimana para kawula muda atau Gen Z ini sudah mulai dimudahkan dengan berbagai aplikasi keuangan yang sudah terkoneksi dengan internet.

Memang benar, dengan perkembangan teknologi yang terjadi saat ini maka turut banyak juga aplikasi perihal keungan di PlayStore maupun AppStore. Oleh karena itu banyak yang mencari buku mengenai literasi keuangan. Dimaksudkan agar memahami cara kerja dari perputaran uang yang dilakukan. Gen Z yang memiliki ketertarikan akan keuangan tentu akan sangat meminati buku bacaan mengenai literasi keuangan.

Membahas keuangan memang tidak akan pernah ada habisnya, untuk itu memang kita harus cermat dalam menghadapi tiap komoditi dengan harga yang terus bergerak. Lalu setelah itu jangan lupa menerapkan tiap ilmu yang telah dibaca dari tiap buku literasi keuangan. Dengan membaca, pasti kita akan bisa menambah wawasan dan mendapatkan pengetahuan yang belum kita dapatkan sebelumnya.

Baca Juga : 3 Rekomendasi Toko Buku Ciamik Di Tangerang

Komentar
Dimas Wildani

You know my name, not my story

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *