MARI BERPETUALANG KE PUSAT BUMI BERSAMA JULES VERNE

Pembahasan mengenai karya-karya fiksi milik Jules Verne memang takkan pernah ada habisnya. Bagaimana tidak, hasil karya Bapak Fiksi Ilmiah yang satu ini nampak begitu menginspirasi para ilmuwan modern untuk menemukan berbagai jenis temuan penting dalam perabadan manusia.

Termasuk juga dengan saya yang merasa terpukau akan kehebatannya, dan sampai saat ini sudah 2 buku dari beliau yang telah saya khatamkan. Pertama, buku tentang bagaimana manusia bisa berkeliling dunia dalam waktu 80 hari. Kedua, buku tentang bagaimana manusia bisa berpetualang ke pusat bumi. Saking menariknya, dari dua buku ini juga ternyata sudah diangkat ke layar lebar dan mendapat animo yang luar biasa dari para penikmatnya.

 

Baca juga : Cerita Bumi Tahun 2683: Keberlangsungan Hidup, Perjuangan Bangsa Burung Dan Kekejaman Manusia

 

Setiap kisah di buku yang dibawakannya membuat nalar para pembaca seakan diajak mempertanyakan, apakah ada atau terjadi di dunia nyata?  Kisah-kisah fiksi yang sungguh unik dan menarik untuk disimak. Begitu juga yang terdapat pada buku kedua yang saya baca, berjudul Petualangan Ke Pusat Bumi.

Kisah Petualangan Ke Pusat Bumi, bermula dari impian seorang profesor yang menemukan sebuah penemuan yang mengatakan ada seseorang bernama Arne Saknussem yang berhasil menembus perut bumi melalui sebuah gunung yang telah lama mati di Islandia. Ini adalah sebuah kisah yang terbilang masih diragukan keabsahannya, apalagi oleh keponakan si profesor yang terpaksa mengikuti semua keinginan si profesor terutama ketika ia mengajak si ponakan mengulik jejak Saknussem menembus perut bumi. 

Akhirnya, dengan terpaksa si keponakan mengikuti jejak sang paman. Dengan bantuan seorang asisten serbaguna yang telah mengenal selukbeluk Islandia. Mereka bertiga kemudian masuk menembus gunung yang diceritakan.

Dan saya sebagai pembaca seakan terperangkap pada imajinasi cerita tersebut, ikut merasa pengap dengan situasinya yang tidak dapat diduga di dalam perjalanan—masuk ke dalam pusat bumi.

Buku ini saya anggap sungguh luar biasa menarik. Jules Verne memang betul-betul mampu melukiskan hal-hal yang pada zaman itu dianggap mustahil. Lantaran buku ini ditulis sekitar tahun 1800-an. Dapat dibayangkan, bagaimana bisa pada jaman tersebut ada orang-orang yang nekat masuk ke perut bumi, yang pada zaman sekarang pun agak mustahil untuk dilakukan. Apalagi pada zaman tersebut belum sama sekali tersentuh kemajuan teknologi seperti sekarang.

 

Baca juga : Mengulas Sosok Andrea Hirata

 

Mengajak pembaca untuk berimajinasi dan berfantasi secara liar, sehingga mampu menciptakan suasana perjalanan menuju ke perut bumi dengan sangat indah. Verne juga mampu membuat pembaca merasakan apa yang dirasakan oleh si tokoh dalam buku ini. Jujur saja, yang saya rasakan selama membacanya seperti merasakan dan menyelami isi perut bumi yang penuh dengan kegelapan tanpa sinar cahaya matahari dan ditengah membaca pun saya berpikir “Apa jadinya jika mereka tidak bisa keluar dari sana?” Namun Jules Verne dengan fantasi liarnya mampu membuat pola pikir pembacanya terkecoh dengan keadaan isi perut bumi dan tentang menemukan cara agar mereka keluar dari sana dengan cara yang tak masuk akal. Banyak sekali hal-hal yang bertentangan dengan pemikiran awam seperti saya, bahwa pusat bumi itu sangat panas dan sama sekali tak ada kehidupan.

Meski buku ini hanyalah sekadar fiksi belaka, mungkin suatu saat ada seseorang atau sekelompok orang yang mulai “gila” untuk benar-benar melakukan ekspedisi ke pusat bumi dan menemukan apa yang Verne tulis. Bukan hal yang mustahil memang, sebab masih banyak diluaran terdapat para Vernian (orang-orang yang percaya bahwa karangan Jules Verne ini benar-benar nyata).

Walaupun saya bukan seorang Vernian, setidaknya saya berterima kasih dan beruntung telah menjadi seorang pembaca yang telah dibuat pusing sekaligus kagum atas karya buku Petualangan Ke Pusat Bumi milik Verne.

Imajinasi saya jadi hampir tak karuan, membayangkan bagaimana rupa nya pusat bumi. Terlebih, mungkin ada keinginan untuk berkespedisi ke pusat bumi. Bagi yang bersedia, segeralah kita berangkat.

 

 

Buku       : Petualangan Ke Pusat Bumi

Penulis   : Jules Verne

Penerbit : Elex Media Komputindo

Tahun    : 2010

Berat       : 0.40 kg

Halaman : 352

ISBN       : 9789792764468

 

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *