Kenapa Toko Buku Online Terlihat Lebih Menarik?

Teknologi makin ke sini memang makin canggih. Rasanya, dengan kecanggihan teknologi, apa saja mampu dibeli dengan taktis dan tak memakan waktu lama. Misal saja jual beli sekarang banyak dilakukan secara online. Masyarakat seakan dimanjakan oleh fleksibilitas yang ditawarkan melalui sarana tersebut.

Dari berbagai variasi maraknya ‘apa-apa online’, mulai dari makanan, fashion, elekronik, hingga buku bisa didapatkan melalui media online. Ya, buku memang masih menjadi idaman bagi sebagian orang. Oleh sebab itu, banyak yang melihat peluang untuk memasarkan buku secara online, paling tidak, untuk orang-orang yang punya kendala karena kesibukan, toko buku online ini mampu membuat kita memesan dengan sangat praktis.

Lewat alasan pertama tadi, saya kira, ada beberapa keunggulan yang ditawarkan toko buku online dan tentu saja dengan kesan menarik.

Gambar atau Konten

Toko buku online punya tuntutan untuk memasarkan produk dengan bungkus yang menarik baik berupa gambar maupun vidio. Pemasaran ini didukung oleh berbagai media seperti Facebook, Twitter, Instagram, serta Line.

Nah, ini bisa jadi senjata utama dan menjadikannya menarik. Bagaimana tidak, menjual buku dengan mempromosikannya lewat desain akan terasa lebih segar. Misalnya ya, dengan beberapa kalimat atau kutipan yang terkandung dalam buku dan dikemas secara grafis, kan cihuy. Selain itu, Pemanfaatan teknologi yang seperti ini kan membuat kita sebagai pembaca sekaligus calon pembeli menjadi tertarik dan tentu saja terhibur.

Banyak Promo dan Diskon langsung dari penerbit

Hal kedua yang membuat took buku online lebih menarik yaitu promo dan diskon. Di Instagram maupun Twitter, saya memfollow beberapa toko buku online. Nah, sering sekali saya lihat banyak sekali promosi. Misalnya soal perayaan hari-hari besar seperti lebaran. Biasanya toko buku memberi tajuk ‘Paket Lebaran’ dan menawarkan harga yang aduhai mantap dan membuat kita langsung menengok isi tabungan kita.

Biasanya, harga yang ditawarkan pas dikantong. Dengan uang 150ribu, kadang bisa membeli 2-3 buku. Kadang ada juga paket merayakan hari kasih sayang macam Valentine, bisa lah dijadikan bonus untuk mendekati PDKT-an dengan memberi buku. Hal inilah yang jarang kita temui di toko buku biasa. Kalaupun ada, kadang kita telat mendapat informasi dan akan repot untuk bolak-balik ke took untuk mengecek harga diskon.

Bisa Pre-Order

Istilah ini sudah tidak asing lagi bagi kita. Ya, PO atau Pre-Order, sebuah sistem jual beli yang dilakukan ketika barang belum jadi. Biasanya Pre-Order ada tenggat waktu cukup lama dan pembeli mengikuti waktu yang ditentukan oleh penjual. Tentu dengan potongan harga yang cukup menggiurkan.

Khusus bagian ini, biasanya jenis barang yang ditawarkan bervariasi. Saat ada open PO, mahasiswa dengan uang pas-pasan seperti saya bisa menabung dan memperkirakan kapan uang akan terkumpul. Tapi tetep, ngga boleh kelamaan, nanti waktu habis. Coba kalian berkunjung ke toko buku, ingin membeli tapi tidak sedang punya uang, saat kembali lagi bukunya sudah ludes, kan kesal. Bagi saya, PO lebih memudahkan dalam hal yang tadi saya analogikan.


Nah, itu adalah alasan kenapa toko buku online lebih menarik. Tapi perlu teman-teman sekalian ingat, bukan berarti toko buku biasa tidak punya bahan yang membuat kita tertarik. Semua punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Mau belanja buku di toko buku online atau tidak itu pilihan masing-masing. Tapi bagi saya, konten yang menarik, diskon langsung dari penerbit dibarengi promo yang gila-gilaan itu lebih mempesona.

Komentar

Nggak bisa tidur kalau belum diucapin selamat malam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *