Indonesia International Book Fair

Indonesia International Book Fair: Inovasi Event Perbukuan Berbasis Daring

Menuju penghujung tahun, Indonesia dibanjiri banyak pameran serta acara penghargaan terkait dunia perbukuan dan sastra. Setelah kemarin sempat digelar ajang penghargaan sastra paling bergengsi, Kusala Sastra Khatulistiwa dan festival acara bagi para penulis; Indonesia Writers Festival. Kini, kembali hadir sebuah perhelatan akbar dari tanah air di penghujung bulan September menuju awal Oktober. Event yang bernama IIBF (Indonesia International Book Fair) ini mungkin sudah tidak asing lagi di telinga para pecinta buku. Meski 4 tahun lalu event ini bernama IBF (Indonesia Book Fair).

Pameran yang digelar selama lebih dari sepekan, 28 September – 7 Oktober mengusung konsep via daring (dalam jejaring). Tidak seperti di tahun-tahun sebelumnya yang diadakan secara langsung, kini event tersebut terpaksa mesti digelar secara daring lantaran adanya pandemi Covid-19. Meski demikian, IIBF yang termasuk bagian garapan dari IKAPI (Ikatan Penerbit Indonesia) masih punya semangat yang sama, tetap memikat daya tarik di hati para pengunjung setianya.

Dengan konsep baru tersebut agenda seperti pameran buku dan rangkaian acara menarik yang tersaji dapat diikuti dengan praktis cukup dalam satu platform. Sekaligus tercatat dalam sejarah baru ajang dunia perbukuan yang digelar secara virtual.

Baca juga: Ini Dia Nominasi Daftar Pendek Kusala Sastra Khatulistiwa Ke-20

Diusung dengan tema “it’s a book e-fair” merupakan siasat bagi pihak penyelenggara untuk membangkitkan kembali nafas penerbitan buku dalam segi penjualan yang berbasis online. Karena mungkin itulah jadi jalan satu-satunya yang efektif dan dapat ditempuh saat segalanya terpaksa ditutup untuk sementara waktu.

Dapat dilihat dari laman situs resmi Indonesia International Book Fair bahwa banyak para sastrawan, penulis buku, dan tokoh ternama siap berpartisipasi. Mengisi acara tersebut dalam berbagai platform media daring, yang berjeniskan acara 75 booktalk webinar, workshop, jumpa penulis nasional maupun internasional, community gathering, Ikapi awards serta kuis dan hadiah. Termasuk yang pasti mengisi acara dari para tokoh penulis ternama yaitu diantaranya ada Asma Nadia, Dee Lestari, Najwa Shihab, Maman Suherman dan banyak tokoh lainnya.

Dalam event nantinya, sebanyak 175 stand dengan 1 juta eksemplar buku dan 30 ribu judul buku siap dipamerkan. Nah, pola yang seperti ini kiranya cukup terbilang efisien karena dapat memangkas jarak. Dan tetap bisa menghidupi kembali penjualan para penerbit buku.

Pembukaan acara yang dibuka di hari pertama dengan pembacaan nominasi pemenang dari mulai book of the year, writer hingga pembacaan nominasi dari kategori penghormatan: lifetime achievement yang jatuh kepada Sapardi Djoko Darmono, sang legenda dunia sastra.

Secara visi, pihak penyelenggara tentu punya harapan besar agar event akbar ini dapat terus berlangsung dalam jangka waktu panjang—terselenggara dari tahun ke tahun, agar setidaknya Indonesia menjadi tuan rumah pameran buku tingkat dunia yang berada di kawasan Asia Tenggara.

Kalau boleh ditelaah, mungkin hal itu masih jauh dari kata tercapai kalau dari masyarakatnya sendiri masih awam, atau malas dekat dengan buku. Bahwa sebetulnya mungkin nantinya pihak penyelenggara bisa lebih serius lagi melirik pasar, menyajikan acara berkualitas yang mungkin bisa tayang dalam dunia pertelevisian dan bisa menyasar pada semua segmen media. Ya, semoga saja, acara yang seperti ini lebih sering tampil di layar kaca, dan masuk jajaran acara yang disukai, sama seperti ajang penghargaan bergengsi lain. Karena seperti yang Najwa Shihab pernah ungkapkan, kita hanya perlu satu buku untuk jatuh cinta pada membaca. Kita hanya perlu sering-sering disajikan konten yang relevan dengan buku agar tau betapa menariknya proses membaca buku.

Yuk, jangan lupa hadir di rangkaian acara IIBF via daring! Bagi yang ingin berbelanja buku bisa dengan mudah akses lewat marketplace yan

Komentar
Dhani Arief Wicaksono

Benci feodal namun juga bukan patriotik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *