Hutan Jati Raya, Tempat Asik selain Taman

Banyaknya taman di kota tangerang sangat menguntungkan bagi warga sekitar taman, selain menjadi objek wisata, adanya taman di tengah-tengah masyarakat menjadikan sumber penghasilan bagi warga sekitar.

Tapi ya bosen juga engga siii kalo tiap minggu melepaskan penat di taman. Eh apa mungkin hanya perasaan saya saja.

Kalian yang bosen mengunjungi taman-taman tematik yang ada di Tangerang bisa nyobain datang menghabiskan hari libur ke Hutan Jati Raya. Hutan Jati Raya berada di kabupaten Tangerang, lebih tepatnya di Kampung Kendal, desa Sindang Panon, kecamatan Sindang Jaya.

Berwisata di Hutan Jati Raya menghadirkan suasana layaknya hutan pada umumnya. Tempat ini memang tidak se-hits Danau Biru Cigaru atau Tebing Koja kandang Godzilla, tapi tempat ini sangat pas dikunjungi bagi kalian yang gemar mencari spot foto untuk diunggah di akun sosial media, instagramable. Selain itu kalian bisa bersantai seperti di pantai, karena terdapat banyak Hammock yang memang disediakan untuk bersantai.

Hammock yang ada di Hutan Jati Raya dipasang sejajar, dan saling terikat antara satu dengan yang lain, ada juga yang disusun bertingkat. Jangan khawatir cara untuk menaikinya, anda tidak perlu repot memanjat pohon, di sana tersedia anak tangga untuk membantu pengunjung yang ingin menaiki hammock yang paling tinggi.

Hammock di sana juga dapat diatur ketinggiannya. Sesuai dengan seberapa tinggi yang anda inginkan. Saran untuk kalian yang takut ketingggian jangan coba naik ke hammock paling tinggi, saya khawatir anda tidak dapat menikmati suasana saat anda duduk di hammock tersebut. Coba yang rendah aja dulu, tidak terlalu tinggi dan dapat dijangkau tanpa menggunakan anak tangga.

Selain tersedia hammock, di sana juga tersedia tenda-tenda berukuran kecil, di beberapa tenda kecil terdapat pagar kayu berukuran mini, terlihat seperti rumah-rumahan khas mainan untuk anak-anak. Pagar kayu mini berwarna-warni. Cukup oke buat nambahin koleksi foto di media sosial yang kamu punya, karena foto yang dihasilkan akan terlihat menarik.

Walau terbilang baru,  tapi tempat wisata ini terbilang cukup ramai dikunjungi, tak jarang suasana hutan akan terlihat seperti pasar saking ramenya, hehe. Saking ramenya pengunjung yang datang, terkadang membaca buku di sana agak sedikit terganggu dengan suara para penunjung yang terdengar riuh. Jadi kalo sengaja datang ke sini untuk membaca buku, saya menyarankan untuk tidak datang saat akhir pekan. Coba datang saat hari biasa (bukan hari libur), anda akan menemukan suasana yang hening dan tentu jauh dari kata bising, sangat membantu untuk fokus pada buku yang kita pegang.

Pengelola wisata Hutan Jati Raya saat ini belum mematok tarif masuk pengunjung, pengunjung yang datang dipersilakan untuk membayar seikhlasnya. Untuk tarif biaya parkir baik kendaraan motor atau mobil juga begitu, tidak ada tarif pasti. Seikhlasnya pengunjung saja.

Wisata Hutan Jati Raya sangat pas dikunjungi bersama keluarga, sahabat juga bisa, atau ingin mengunjungi bersama orang terkasih dan berniat mengadakan piknik ala-ala seperti di drama korea bisa banget. Tapi, jangan lupa membuang sampah pada tempatnya ya, budayakan hidup sehat dengan tidak meninggalkan sampah saat berwisata.

Terakhir, semoga di kota Tangerang makin banyak tempat wisata yang mengusung tema alam, seperti Hutan Jati Raya. Karena selain sebagai tempat wisata, hutan juga dapat membantu mengurangi polusi udara.

Komentar

Engga suka digigit nyamuk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *