Hambali Tolib: Pesepakbola Asal Tangerang Yang Meniti Karir Di Kancah Eropa

Satu per satu pesepakbola muda Indonesia diminati oleh klub-klub Eropa. Dua tahun terakhir nama Firza Andika dan Egy Maulana Vikri disorot pecinta sepakbola Indonesia karena berhasil bergabung dengan klub Eropa. Firza bergabung dengan FC Tubize, Belgia, dan Egy dengan Lechia Gdansk, Polandia.

Kini satu nama lain dilirik klub asal Kroasia, Lovomativa Zagreb, yaitu Muhammad Hambali Tolib. Pemuda asal Kabupaten Tangerang yang baru berumur 18 tahun itu akan menjalani trial di klub tersebut selama satu bulan. Jika dalam masa percobaan hasilnya bagus, Hambali akan dikontrak dan bermain selama tiga bulan di klub tersebut.

Lovomativa Zagreb adalah klub yang mengikuti liga utama di Kroasia. Klub ini salah satu klub yang diperhitungkan. Pada musim 2018/2019, klub ini finish di peringkat enam. Walaupun bukan menjadi klub unggulan di Kroasia, klub ini telah melahirkan banyak pemain top Eropa seperti Marcelo Brozovic, gelandang Inter Milan hingga Marco Pjaca, Winger Fiorentina.

Hambali sebenarnya sudah dipanggil trial Januari lalu. Tapi karena masalah administrasi yang terlalu mepet dan belum melakukan persiapan matang, termasuk belum mempersiapkan sarana dan prasarana penunjang bagi keberangkatan dirinya menuju Eropa.

Alhasil, Hambali baru bisa berangkat pada pertengahan bulan Juni ini. Sebelum berangkat Ia telah pamitan dan meminta doa restu dengan Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar. Dengan kunjungan Hambali tersebut, Bapak Zaki mengungkapkan kebanggannya atas prestasi pemuda asal Tangerang tersebut.

Baca Juga: Membangun Barisan Pertahanan Melalui Akademi Militer Pertama Indonesia di Tangerang

“Pemerintah Kabupaten Tangerang sangat mendukung penuh langkah Hambali untuk belajar, berlatih, dan menimba ilmu sepakbola di Eropa. Gunakan kesempatan tersebut untuk meningkatkan skill, teknik, dan mental, yang terpenting di sana harus disiplin dan semangat serta ikuti seluruh aturan yang ada, sehingga nantinya harapan menjadi pemain sepakbola profesional bisa dicapai,” pesan Bupati Tangerang dikutip dari idntimes.com.

Memang pemuda Tangerang yang masuk ke skuad timnas sudah banyak, tapi untuk pesepakbola yang diminati klub Eropa itu masih sedikit. Tercatat ada dua nama pemain asal Tangerang yang disorot di skuad timnas U-23, yaitu Rafli Mursalim dan Hambali.

Hambali juga berpamitan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi. Bapak Menteri mengungkapkan kebanggaannya karena Hambali salah satu lulusan Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan, sekolah yang dinaungi Kemenpora. Keberangkatan Hambali menandakan keberhasilan Kemenpora mendidik atelit-atelit muda di SKO Ragunan.

Di SKO Ragunan, Hambali satu angkatan dengan Witan Sulaiman. Berawal dari sekolah itu, Hambali bisa masuk ke skuad timnas dan berhasil menarik minat klub-klub lokal. Ketika berumur 17 tahun, Ia membela Sriwijaya FC dan berhasil menembus ke skuad senior.

Musim ini, Ia sebenarnya sudah bermain di Persela Lamongan. Namun tawaran trial dari salah satu klub kuat di Kroasia tidak bisa Ia tolak. Ia ingin mencontoh seniornya di SKO Ragunan, Egy Maulana Vikri.

Banyak pengamat menilai bahwa gaya bermain Hambali seperti Egy. Dengan skill yang elok dan termasuk pemain kidal yang diwaspadai olah lawan-lawannya. Perannya sebagai gelandang serang di Persela Lamongan cukup baik dan termasuk pemain yang kreatif. Hal ini terlihat ketika Persela Lamongan berhadapan dengan Arema FC di Liga Shopee Indonesia pekan ketiga. Ia sering merepotkan pertahanan Arema dan berhasil menyumbang satu gol yang menjadi gol debutnya di Persela. Walaupun tidak berhasil membawa timnya menang, namun penampilannya bisa dibilang paling menonjol di Persela.

Hingga tak jarang publik menjuluki Hambali sebagai Wonderkid dari Indonesia. Di samping masih ada wonderkid lain seperti Egy, Firza, Witan, Sadil, dan yang lainnya.

Dengan kepergiannya Hambali ke Eropa, kelak bisa menjadi masa depan bagus untuk persepakbolaan Indonesia. Dengan bekal ilmu sepakbola Eropa, Hambali dan beberapa pemain muda yang bermain di Eropa diharapkan bisa mendongkrak prestasi Indonesia di Kancah Internasional. Terlebihnya lagi sepakbola Indonesia dapat berbicara banyak di kancah Asia maupun dunia.

Baca Juga: Menebar Virus Literasi Melalui Pojok Baca

Komentar

Bergembira sebelum negara api menyerang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *