Gerak-Gerik 3 Kepala Daerah Tangerang Kala Banjir Datang Di Wilayahnya

Musibah banjir kali ini adalah cobaan bagi siapapun. Bagi yang terkena maupun tidak, sama-sama merasakan kesedihan. Empati bercucuran di sana-sini. Gerakan kemanusiaan timbul, dari segala umur, kelompok, dan segala yang merasa dirinya manusia. Tangerang hanya kepingan kecil atas kesedihan itu.

Yang tua kebingungan, untuk sekedar mencari tempat nyaman. Yang muda berkeliaran, mencari apapun yang bisa dimakan dan dibagi kepada yang lain. Yang kecil, senangnya bukan kepalang—ibarat diberi mainan baru. Setiap orang menghadapi banjir dengan perasaan berbeda, namun pangkalnya sama, ‘khawatir’.

Saat-saat seperti inilah panggung penting seorang pemimpin. Pemimpin yang terlihat kaku di panggung, jangan harap dapat hormat dari warganya. Kalaupun tak biasa dengan panggung macam ini—ya, bisa pura-pura sedikit lah. Ini bukan lagi soal ‘pemimpin mencari panggung’, kini berbalik menjadi ‘panggung mencari pemimpin’. Siap atau tidak, pemimpin harus tampil dalam musibah banjir yang melanda wilayhanya. Kalau tidak? Penonton akan merasa kecewa.

Sebagai penonton, saya cukup geli sendiri dengan kelakukan para pemimpin yang terlihat gelagapan saat di panggung. Entah sedang siap atau tidak, mereka justru kadang melakukan improvisasi berlebihan. Dan itu, digambarkan dengan jelas oleh media-media lokal.

Kita layak untuk mengangkat topi untuk penampilan sang Walikota Tangerang, Arief Wismanyah pada panggung kali ini. Apa yang digambarkan media-media ‘dekatnya’ sangat mahir dalam membangun citra. Ya, dalam ilmu perpolitikan, citra memang harus dibangun—bagaimanapun caranya.

Baca Juga: Seberapa Buruknya PKI Di Negara Ini? 

Penampilan Pak Arief di panggung kali ini layak untuk disandingkan dengan aktor ngetop Reza Rahardian—sangat totalitas. Bahkan bisa dibilang penampilan Pak Arief kali ini lebih baik dari Reza Rahadian. Kurang totalitas bagaimana lagi, beliau sendiri yang langsung turun tangan untuk membuka pintu air Kali Mokervart—itu tak akan bisa dilakukan oleh seorang Reza Rahadian dalam panggung perfilman.

Masa iya sih Bang Reza sendiri yang ganti baterai seorang juru kamera—nanti bisa diamuk sutradara, “Hey liat porsimu, jangan kerja terlalu lebay.” Beda halnya dengan Pak Zaki Iskandar selaku bupati Tangerang. Dalam penampilannya kali ini, iya beraksi dengan mobil offroad untuk menyelamatkan mengevakuasi pasien rumah sakit. Saya senang menyebut aksinya kali ini sebagai ‘operasi penyelamatan pasien’—biar lebih keren saja.

Membayangkan Pak Zaki membawa mobil offroad sambil menyelamatkan pasien jadi mengingatkan saya pada film MacGyver. Penampilan aktor utama di MacGyver dengan aksi-aksi ekstremnya tak pernah mengecewakan para penonton.

Kurang lengkap kalau kita tak membahas sosok Bu Airin dengan segala probematika Tangsel-nya. Kali ini, Bu Airin juga turun memantau langsung kondisi masyarakatnya. Bu Airin sama seperti wanita kebanyakan lainnya, urusan fashion tak boleh abai—walau banjir, outfit tetap nomor satu. Bu Airin kali ini memilih menaiki motor untuk melihat keadaan masyarakat Tangerang Selatan. Dari satu kecamatan ke kecamatan lainnya. Tapi, entah sadar atau tidak—tiap kali foto dirinya dimuat oleh pemberitaan lokal, helm tak pernah lepas dari kepalanya. Kalau tujuannya untuk keamanan kepala, boleh lah dimaklumi. Tapi, kok ya lebih mirip peserta di serial Benteng Takeshi.

Pada panggung kali ini, semua penampilan pemimpin di Tangerang patut di apresiasi. Semua turun langsung terjun ke lapangan, menangani banjir. Baik atau buruknya penampilan mereka di panggung, setidaknya mereka sudah mau tampil itu sudah cukup.

Beruntung bahwa nasib 3 pemimpin di Tangerang Raya tak se-‘sial’ pemimpin ibu kota. Ya, warga di Tangerang tak terlalu ‘galak’ ke pemimpinnya—beda dengan warga kota sebelah. Itu patut disyukuri oleh para stakeholder. Pesan saya, lain kali jangan terlalu kaku di panggung, jangan juga terlalu lebay.

Baca Juga: Langganan Banjir Di Beberapa Wilayah Tangerang

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *