Dilan Yang Nakal Dan Istimewa Di Hati

Novel remaja yang mengingatkanku pada masa Sekolah dulu. Dilan memang hanya anak SMA pada masanya, tapi caranya mendekat pada Milea sungguh diluar dugaanku. Membaca novel Dilan seperti mengasah otak untuk berpikir ramalan apalagi yang akan Dilan lakukan terhadap Milea, atau cara apalagi yang akan dilakukan Dilan untuk menarik perhatian Milea.

Dilan tau caranya romantis, “nanti kalau kamu mau tidur,” katanya  “percayalah, aku sedang megucapkan selamat tidur dari jauh. Kamu gak akan denger.”  Hal 54

Hal menarik dari novel Dilan karya Pidi Baiq yaitu saat saya mengetahui kalo Milea ternyata punya pacar. Saya sempat berpikir Dilan akan gagal mendapatkan Milea, tanpa disadari juga oleh Milea yang terperangkap pada dua sosok lelaki. Hal lainnya digambarkan, Milea sorang gadis lugu yang tidak pernah posesif tiba-tiba berubah,ketika Milea mengetahui kalo Dilan akan terlibat tawuran, kelompok Dilan akan menyerang SMA lain.

Gaya bahasa yang digunakan penulis dalam menyapaikan cerita sangat sederhana serta mudah dipahami. Percakapan antara Dilan dan Milea sangat menarik, dan berhasil bikin iri saya.

Dilan sosok yang sangat ajaib, dia memiliki banyak cara untuk memberikan kejutan pada Milea, kebanyakan orang akan mengirim coklat untuk kekasihnya dengan cara-cara yang sudah terkesan biasa dan standar; memeberikan lewat teman, menaruh coklat di laci meja sekolah, atau lewat jasa antar paket, kadang tak lupa sambil dilengkapi beberapa kalimat romantis untuk pelengkap hadiah manis dari sang pacar.

Tapi Dilan tidak demikian, Dia memberikan coklat untuk Milea dengan cara-cara yang diluar laki-laki biasa lakukan pada umumnya. Caranya yang tidak pernah disangka-sangka itulah kelebihan dari sisi Dilan yang buat Milea jatuh hati terheran-heran.

Biasanya kalo pacar ulang tahun, laki-laki pasti akan berpikir untuk memberikan kado yang imut nan manis, ga jauh-jauh dri boneka, jam tangan, coklat atau tiket nonton. Lagi-lagi berbeda dengan Dilan. Dia memberikan kado spesial untuk Milea, kado yang tak pernah terpikirkan oleh siapapun yang berupa buku TTS (teka teki silang), saking perhatiannya Dilan ke Milea, Dilan pun sudah mengisi semua buku TTS tersebut. Karena Dilan tidak mau melihat Milea kesusahan mengisinya. Dan Milea sangat menyukai buku TTS pemberian Dilan, baginya buku itu lebih berharga ketimbang boneka termahal yang pernah dimilikinya.

Milea mengakui kalo Dilan mungkin tidak paham dengan teori bagaimana lelaki harus memperlakukan wanita, tapi semua yang dilakukan Dilan cukup untuk membuatnya merasa istimewa, dan Dilan adalah alasan Milea untuk terus bangun pagi, hanya untuk memastikan kalau Dilan masih ada di bumi.

Menurut saya  di novel ini bukan hanya bercerita romantisme antara Dilan dan Milea, ada juga sisi edukasi, seorang guru harusnya bersikap layak untuk di gugu dan ditiru. Persoalan Dilan dengan pak Suripto menjadikan sebuah pembelajaran, sikap guru tidak boleh semena-mena terhadap murid. Kekerasan fisik tidak boleh dilakukan ketika bahasa masih bisa digunakan. Tapi saya tidak membenarkan sikap Dilan yang malah ikutan menampar pak Suripto, walaupun alasannya hanya untuk membela diri karena diperlakukan tidak baik oleh gurunya.

Walaupun demikian, saya suka Dilan, dia Dilannya Milea tahun 1990 sukses mencuri waktukku untuk terus membacanya hingga akhir.

Ah kau, Dilan. Andai saja kita hidup di jaman yang sama, pasti saya sudah merebutmu dari Milea, belum tau kalau nanti sore. Hehe. Entah, suka keinget aja sama kalimat-kalimatnya Dilan yang seperti itu.

Bagi Kalian yang ingin nonton film Dilanku 1990 yang kebetulan akan segera tayang di layar lebar, saya anjurkan untuk membaca dulu deh novelnya, Dilan, dia adalah Dilanku tahun 1990 karena di novel ini kalian akan menemukan keseruan yang berbeda ketika membaca novel ini. Gimana?

Karena yang sempurna itu tidak mungkin ada, kenalan aja dulu.