Deception Point: Tipu Musluhat dan Tipu Daya

Siapa tak kenal Dan Brown, penulis novel best seller New York Times berkali-kali yang karyanya banyak dipuja orang. Dia memang penlis cerita yang jenius. Entah berapa kali saya terkagum-kagum ketika menamatkan novel-novel dia sebelumnya.

Kali ini saya terkagum-kagum dengan novelnya yang berjudul Deception Point. Dalam buku terjemahan Bahasa Indobesia diterjemakan menjadi Tipu Muslihat.

Novel ini berkisah tentang Rachel Sexton yang bekerja di NRO (National Reconnaissance Office), sebuah organisasi yang berkaitan dengan Gedung Putih sedangkan ayahnya, Senator Sedgewick Sexton merupakan kandidat presiden yang lebih popular disbanding presiden incumbent, Zachary Herney. Ia menjadi lebih populer karena iamengkritik pemerintahan yang memberkan anggaran lebih kepada NASA, namun NASA belum memberikan hasil yang cukup memuaskan.

Cerita ini menarik karena Rachel menolak untuk bekerja dengan ayahnya yang notabene adalah lawan politik dari presiden dan malah bekerja untuk presiden pada sebuah misi ke Kutub Utara. Rachel ditugasan untuk memberikan keterangan sehubungan dengan ditemukannya benda aneh oleh NASA di sana.

Setelah deiteliti, ia menemukan tanda-tanda keberadaan alien dalam penemuan itu, dan sebuah kebohongan yang disembunyikan dan hanya diketahui oleh Rachel dan beberapa peneliti lain yang terlibat dalam misi itu. Pada akhirnya, keterlibatan mereka mendatangkan bahaya karena mereka diburu oleh tim yang ingin menutupi kebohongan tersebut. Ternyata dlang dibalik iu adalah seseorang yang tak dikira Rachel akan melakukan itu dengan dalih untuk menyelamatkan warga Amerika dan harus mengorbankan beberapa orang. Akhirnya terjadilah pertarungan antara Tim Delta dengan Rachel dan kawan-kawannya yang menyisakan Rachel dan seorang kawannya.
Memang novel ini bertema teori konspirasi. Suatu hal yang membuat pembacanya bertanya-tanya mengenai kebenaran-kebenaran yang diungkap dalam novel tersebut. Tapi, hal itulah yang membuat novel ini semakin menarik untuk dibaca sampai tuntas.

Ayah Rachel yang seorang oposisi pemerintah yang unggul karena kritikannya kepada NASA, adalah orang yang disogok oleh pihak swasta yang ingin mengalahkan NASA. Karena itu pihak swasta ini membantu Senator Sexton untuk mewujudkan ambisinya untuk menjadi presiden lalu mengizinkan ia untuk meluncurkan pesawatnya sendiri. Ia sendiri mempunyai hubungan gelap dengan sekretarisnya sendiri yang lama-lama mengetahui jika bosnya ini menerima suap dari kenalannya di Gedung Putih yang ternyata seorang penasihat Presiden.
Seperti kebanyakan politikus ambisius yang memilih banyak cara agar keinginannya tercapai, ia berusaha membokar kebohongan tersebut kepada khalayak. Tapi yang terjadi malah aibnya sendiri yang terbongkar dan kepopulerannya dapat dikalahkan oleh oposisinya yang sdah dipastikan dapat menjadi presiden periode selanjutnya (wow).

Lalu siapakah atasan Rachel yang menjadi dalang dari kebohongan besar ini? Apakah dalih menyelamatkan warga Negara dengan mengorbankan nyawa beberapa orang dapat dijadikan pembenaran? Kmeudian bagaimana nasib Sedgewick Sexton selanjutnya? Bagaimana cara Rachel dan temannya untuk menyelamatkan diri dari misi yang menjadi petaka bagi mereka?

Walaupun cerita yang dibuat Dan Brown adalah fiksi, namun ada beberapa hal yang ada di dunia nyata. Contoh, NRO, badan milik pemerintah Amerika yang bertugas untuk merancang, membangun dan meluncurkan satelit pintar yang digunakan untuk kepentingan intelejen negara tersebut.

  • Saya tidak tahu bagaimana Dan Brown menulis novel ini. Saya kira sebelum menulis novel ini, dia telah meriset hal-hal yang membuat novel ini menjadi nyaris seperti kisah nyata.

Buku ini menegangkan dan menarik di saat yang bersamaan. Dan Brown adalah seorang yang jenius untuk menipu kita dalam menggiring cerita yang mungkin kita bisa mengumpat kesal atau berkata kasar ketika kita membaca kalimat akhir di akhir halaman bukunya. Tapi tepatnya menjadikan saya mengumpat kesal ketika buku barunya muncul di toko buku saat uang jajan saya sudah mentok.

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *