Dear BookLovers, Tenang gak apa-apa kok kalau kalian…

Sebagian orang menganggap membaca buku adalah sebuah kesenangan yang berujung menjadi hobi. Memiliki hobi membaca buku, agaknya sedikit keren didengar. Ketika ditanya sama gebetan, dan dia tau kalian orang yang hobi membaca buku, pasti kalian langsung dianggap sebagai seseorang dengan wawasan luas. Padahal nyatanya, ya gak juga.

Bagi saya, kegiatan membaca buku cukup menyenangkan. Dengan ditemani secangkir kopi hangat dan berpadu sinar mentari yang mulai meredup tenggelam. Momen yang semacam itu, bagi kebanyakan para pembaca tentu pernah atau ingin juga merasakan hal serupa. Memang sih, umumnya para pecinta buku atau booklovers selalu bertemakan nuansa yang asri dan tentram.

Namun, siapa sangka ternyata menjalani hari sebagai booklovers, kerap kali berhadapan dengan banyaknya masalah. Entah dari segi buku ataupun isi ceritanya yang diluar ekspektasi, kesanggupan si pembaca, sampai tak jarang buku yang tengah asyik dibaca entah raib-entah kemana. (Maklum, circle booklovers selalu jadi incaran peminjam buku).

Perihal kesanggupan pembaca, agaknya masalah yang sering dijumpai adalah udah gak punya motivasi lagi buat baca buku. Entah itu faktor terlalu banyak kesibukan, atau memang belum ada buku yang bagus buat dibaca. Mungkin juga apakah kita membutuhkan suasana baru untuk membaca buku? Dan sebetulnya tak hanya booklovers saja, saya yang gak booklovers-booklovers amat juga pernah merasakan hal tersebut. Dan itu adalah hal lazim yang biasa terjadi kepada siapapun bila bersentuhan dengan buku.

Baca Juga: Tempat Terbaik Di Dunia: Melihat Dari Sudut Pandang Berbeda

Bookloovers tenang gak usah kuatir, tenang aja, semua ada solusi kok untuk menghadapi permasalahan tersebut. Sesuai apa kata pepatah, setiap masalah pasti ada jalan tikus keluarnya. Nah, saya punya rekomendasi anjuran yang sangat gak apa-apa banget, toh jelas bisa jadi problem-solve itu semua. Dear booklovers, gak apa-apa kok kalo kalian melakukan hal ini :

  • Baca Buku di Tempat Umum

Kadang emang kita butuh suasana baru untuk membaca buku. Membaca buku di kamar mungkin jadi hal membosankan. Alternatifnya adalah kalian bisa pergi ke kedai kopi yang punya nuansa sejuk, tenang dan tentunya gak banyak orang nongkrong. Pesan segelas kopi dan mulai membaca.

Saya ingatkan, untuk di tempat semacam ini bersikaplah tenang namun acuh, bila ada sayup-sayup komentar miring yang terdengar, balas saja dengan raut wajah senyum sembari seruput minuman yang kalian pesan dan kembali membaca. Dan juga kalian gak perlu merasa dihakimi karena diliatin orang-orang disekeliling. Toh, lagipula apa salahnya, membaca buku adalah hal normal dan wajar. Kalo mereka ngeliatin kalian, mungkin mereka salut sama kalian ada orang ke coffeshop buat baca buku.

  • Nimbun Banyak Buku

Kadang gatel banget kalo liat isi instagram dipenuhi rekomendasi buku-buku menarik. Rasanya pengen langsung pergi ke marketplace dan checkout buku tersebut. Atau lagi gak sengaja mampir ke toko buku dan ada beberapa buku menarik yang memaksa untuk kalian bawa pulang.

Walau cuma membeli dan merasa itu adalah hal sia-sia, karena sudah menimbun buku bacaan yang belum dibaca. Gak apa-apa banget kok, itu bukan praktik yang memang dianggap dosa, tidak ada yang melarang belanja buku dan disimpannya hingga nampak seperti sedang mendirikan perpustakaan pribadi. Kalau booklovers masih aja beranggapan itu adalah sebuah kenistaan, aib atau hal yang tidak pantas untuk dilakukan dan semacamnya karena telah menimbun banyak buku. Lantas, gugurkan saja dengan membaca bukunya sedikit demi sedikit atau bisa lewat cara meminjamkan buku-buku yang telah kalian punya. Tuangkan lewat obrolan dan berbagi pengalaman seputar buku yang telah dibaca.

  • Gak Baca Buku Yang Lagi Hype di Medsos

Sudah tidak aneh, kalau media sosial adalah tempat untuk menginfluence orang-orang dengan sangat cepat. Kalian mungkin sering nemuin buku-buku yang bagus dan lagi hype di media sosial. Tapi bukan jadi masalah ketika kalian memilih untuk tidak membaca buku tersebut. Sebab, semua orang punya selera masing-masing.

Berbeda adalah pilihan, dan itu adalah hal yang sangat wajar. Baca buku apa yang kalian suka dan apa yang kalian butuhkan aja. Sesimpel itu kok, dan gak apa-apa banget kalau sampai ketinggalan buku hype yang ada di media sosial. Kalian tetap masih dianggap booklovers~

  • Bikin Klub Buku Sendiri

Kalian juga bisa bikin klub buku sendiri loh! Apalagi kalau kalian dikelilingi oleh orang dengan hobi atau ketertarikan yang sama. Membuat klub buku adalah hal menyenangkan. Klub buku kalian bisa jadi tempat yang tepat untuk bersenang-senang dan membantu memajukan literasi di Indonesia.

  • Menamatkan Satu Buku Dengan Waktu Yang Lama

Kadang hidup sering banget dijadikan sebuah kompetisi bagi sebagian orang. Menamatkan sebuah buku saja sampai jadi bahan petaruhan. Karena tidak mau kalah dengan teman, kalian memaksa menamatkan buku tersebut secepat mungkin. Itu gak salah sih, tapi menamatkan satu buku dengan waktu yang lama juga gak salah. Ibarat lomba lari, semua akan sampai pada garis finish, meskipun ada pelari yang sangat lamban. Tidak ada bedanya, dengan membaca buku, bahwa bila dibaca secara rutin, semua akan tamat pada waktunya.

Dan juga yang paring sering kita jumpai perihal menamatkan buku adalah kerap berada di titik jenuh. Seringnya membaca bisa dilanda rasa bosan. Untuk itu, yang terpenting adalah bagaimana kalian bisa menikmati buku tersebut, dan dapat mengambil pesan dari apa yang disampaikan penulis. Terburu-buru juga gak baik loh, let it flow aja.

Itulah 5 hal yang sebetulnya gak apa-apa banget buat Booklovers lakuin. Bila kelak terpikir oleh kalian tentang aktifitas yang sebetulnya ini boleh atau tidak untuk dilakukan, bisa kembali baca referensi ini. Setidaknya, beberapa hal di atas adalah bisa sebagai daya pacu kalian untuk berani kukuh dalam bertindak bersama buku. Terakhir, sekadar berbagi aja, esensi membaca buku bagi saya pribadi adalah sebagai penenang dan sumber kebahagian ketika saya membaca sebuah buku. Buku sebuah benda yang bisa membuka jendela dunia, maka dari itu saya harus menikmati dan membuka dengan selebar-lebarnya.

Baca Juga: Perpustakaan Yang Wajib Kamu Kunjungi Di Wilayah Tangerang Raya

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *