BUKU YANG DAPAT MEMBANGKITKAN GAIRAH BERPOLITIK

“Dalam politik tak ada moral. Bagiku sendiri politik adalah barang yang paling kotor, lumpur-lumpur yang kotor. Tetapi suatu saat dimana kita tak dapat menghindar diri lagi maka terjunlah. Kadang-kadang saat ini tiba, seperti revolusi dahulu.” (Soe Hok Gie, Catatan Seorang Demonstran, h. 121)

 

Sebagian besar dari kita mungkin sependapat dengan kutipan dari Soe Hok Gie tersebut. Dengan menganggap bahwa politik tak ubahnya sebuah kubangan lumpur kotor—yang diisi oleh orang-orang yang kotor pula. Sebisa mungkin berusaha tak terjebak apalagi ikut berenang dalam lumpur kotor tersebut. Bahkan ada beberapa yang (seperti) mengidap fobia terhadap hal-hal yang berbau politik—apakah salah? Tentu tidak. Toh, setiap orang mempunyai kebebasan bersikap.

Lalu pertanyaan yang timbul adalah: apakah dirasa perlu setiap orang belajar tentang politik?Tentu perlu!. Bukan berarti saat belajar tentang politik artinya kita ingin terjun sebagai politikus. Setidak nya dengan kita paham, kita bisa terhindar ketika dihadapkan pada siasat para aktornya.

Namun tak ada salahnya pula ketika di antara kalian mempunyai niatan untuk menjadi politikus—asal jangan sampai seperti politikus dungu. Tentu perlu bekal untuk setidaknya memulai langkah awal dengan menumbuhkan terlebih dahulu idealisme poltik. Banyak cara untuk menumbuhkan idealisme politik dalam diri kalian—cara paling sederhana nya adalah: membaca buku. Dengan membaca buku, wawasan kita dalam bidang politik akan bertambah. Selain itu, kita juga bisa mampu melihat politik dari sudut pandang yang berbeda.

Nah, berikut beberapa rekomendasi buku yang bisa membantu menumbuhkan idealisme politik kalian. diantaranya :

  • CHE GUEVARA SANG REVOLUSIONER – Robert Junaidi

Buku ini mengisahkan tentang sepak terjang Che Guevara selama perjuangannya bergerilya di Amerika Latin dan Amerika Tengah (Kuba). Dalam buku ini pula terdapat pesan-pesan revolusioner dari Che. Dijelaskan pula tentang hubungan antara Che dengan Soekarno dan Fidel Castro yang erat dan menentang kolonialieme. Dengan begitu, buku ini dapat menambah wawasan baru, khususnya dalam gerakan revolusioner.

 

  • ‌Fidel Castro : 60 Tahun Melawan Amerika.

Buku ini berisi tentang latar belakang Fidel Castro sebagai Presiden Kuba sejak tahun 1976 hingga 2008. Buku ini bisa dijadikan sebagai referensi bacaan jika ingin mempelajari bidang kepemimpinan. Hal itu dikarenakan Fidel Castro merupakan sosok yang luar biasa dalam bidang tersebut. Fidel Castro sangat gigih memberontak untuk kepentingan rakyat banyak, Ia juga sosok yang pemberani dan anti korupsi. Bahkan ia membunuh antek-antek pendahulunya yang kerap berkorupsi dan membuat rakyat kesusahan

 

  • Hantu-Hantu Politik Dan Matinya Sosial – Yasraf Amir Piliang.

Buku ini lebih membahas tentang kegelapan yang ada pada gerakan politik. Buku ini memberikan cara baru dalam melihat dan menjalaskan berbagai fenomena sosial, politik, dan kebudayaan. Buku ini juga membahas masalah-masalah politik yang komplek di Indonesia. Untuk menambah wawasan, buku ini sangatlah cocok untuk mengenal lebih dalam dunia perpolitikan di Indonesia.

 

  • Politik Untuk Kemanusiaan – Tamsil Linrung

Buku ini mengaitkan politik dengan cinta. Korelasinya dengan politik yaitu terkadang karena politik orang menjadi lupa siapa jati diri sebenarnya, sudah punya jabatan dan harta yang melimpah namun, tetap saja serakah. Secara umum, buku ini membahas tentang moral berpolitik dalam sudut pandang Islam. Sang penulis memaparkan, bahwa dalam berpolitik harus mendapat legitimasi dari hukum-hukum Agama Islam. Oleh sebab itu, terdapat kaidah-kaidah syar’i dalam berpolitik. Buku ini juga penting untuk dibaca, agar dalam berpolitik kita tidak terjerumus hal-hal negatif.

 

  • ‌Mahatma Gandhi : Sebuah Autobiografi

Buku ini menceritakan perjalanan hidup Mahatma Gandhi, seorang tokoh dari Gujarad, India. Kisah hidupnya begitu menarik dan inspiratif. Awalnya Mahatma Gandhi adalah seorang pengacara. Ia menemukan persoalan rasional untuk pertama kalinya di Afrika Selatan. Ia memutuskan untuk menjadi aktivis politik agar dapat merubah hukum-hukum diskriminatif yang terjadi kala itu. Ketika ia kembali ke India, ia juga membantu proses kemerdekaan India dari jajahan Inggris. Banyak kisah-kisah menarik dalam gerakan perpolitikan Mahatma Gandhi dalam buku ini yang dapat dijadikan pelajaran.

Itulah beberapa buku yang dapat dijadikan referensi bacaan untuk membangun jiwa politik. Tentunya terdapat banyak sekali buku yang bertema politik dan cocok dijadikan referensi juga. Politik sebenarnya adalah ilmu yang cukup kompleks. Perlu adanya sebuah konsistensi dalam mempelajarinya. Yang terpenting dan perlu digaris bawahi adalah: dalam berpolitik jangan tinggalkan nilai sosial kemanusiaan!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *