BUKU-BUKU UNTUK KAMU YANG SEDANG BERSEDIH

BUKU-BUKU UNTUK KAMU YANG SEDANG BERSEDIH

Mengunggah kutipan dari buku ke platform media sosial sangatlah lumrah dilakukan oleh sebagian orang yang sedang bersedih.  Apalagi jika kamu sedang mengalami hubungan percintaan yang sarat akan konflik, kata-kata yang diunggah biasanya mampu mewakili perasaan.

Berikut ini saya rekomendasikan buku-buku untuk kamu yang sedang bersedih. Karena dengan membaca buku yang tepat, siapa tau dapat mengurangi kadar kesedihan yang sedang dirasa. Sehingga kamu bisa bangkit kembali dan menjalani kehidupan seperti semula.

Buku–buku yang dapat kamu baca ketika sedang bersedih :

  1. Perihal Cinta Kita Semua Pemula

Buku yang diterbitkan oleh Buku Mojok ini merupakan salah satu masterpiece (menurut saya) karya Mohammad Ali Ma’ruf. Bagaimana penggambaran dari halaman ke halaman yang dipadukan dengan kutipan-kutipan pendek yang ciamik sangatlah ngena bagi saya. Buku ini sendiri terbagi menjadi 3 klasifikasi. Pertama, tentang keluh-kesah seorang jomblo yang merana. Kedua,  gombalan-gombalan orang yang sedang kasmaran. Ketiga, ungkapan-ungkapan orang yang sedang dilanda patah hati. Walau buku ini hanya berisikan kutipan-kutipan pendek, namun tetap saja  beberapa kutipan-kutipan yang ada bisa membuat pembaca tertawa, merenung dan bersedih.

  1. Mereka Yang Tidak Berbahagia

Buku ini juga dikeluarkan oleh penerbit Buku Mojok, tidak boleh dilewatkan dari daftar nih. Buku karya Robby Julianda & Ruhaeni Intan mampu menyihir para pembacanya masuk kedalam kisah yang ditawarkan. Menceritakan tentang dua orang yang menemukan ketidakpastian dalam menjalin hubungan yang sedang dijalani. Ada satu kutipan yang sering saya unggah di platform media sosial saya.

Kau memenjamkan mata dan masih bisa merasakan tangannya mengusap kepalamu, lembut. Dua tahun telah berlalu dan kau tetap merasa perpisahan itu sebagai hal yang keliru. “

  1. Pernah Patah Hati Tetap Bidadari

Pernah Patah Hati Tetap Bidadari masih terbilang baru diterbitkan, tapi sudah mampu membuat siapapun tertarik membelinya. Bude Sumiyati sapaan akrabnya. Bude adalah seorang Selebgram favorit dari sebagian umat Instagram dan juga Twitter yang seringkali melempar wejangang lewat caption-caption menarik.

Bagi kamu yang sedang patah hati, tanamkan quote-quote dari buku ini di dalam kepalamu deh. Buku ini juga mengajarkan kamu untuk tetap tegar meskipun diterpa banyak kesedihan. Maka dari itu, ingatlah selalu wejangan-wejangan Bude dalam buku ini.

  1. Garis Waktu

Selanjutnya, buku fenomenal karya Bung Fiersa Besari. Buku yang ditulis berdasarkan pengalaman nyata dari seorang Fiersa Besari, yang merupakan potongan-potongan curahan hatinya. Walau menurut saya Garis Waktu terkesan lebih cocok untuk dibaca oleh para remaja SMA dan teman-tamannya.  karena  diksi yang Fiersa pakai lebih sering digunakan oleh milenial. Namun tetap saja buku ini sarat akan filosofis dan makna, buku ini juga bisa menguatkan kamu untuk kembali bangkit dari rapuhnya kehilangan seperti apa yang pernah Fiersa Besari alami.

  1. Sebuah Usaha Melupakan

Pertama kali saya mengira buku ini menyangkut tips-tips untuk melupakan si dia, namun perkiraan saya salah total. Buku karya Boy Candra ini justru mengangkat hal-hal yang cukup luas mengenai cinta dan patah hati. Menerima seseorang yang akhirnya meninggalkan, menerima bahwa kita memang sudah dilupakan, menerima kehadiran orang baru, dan banyak lain. terdapat banyak kutipan-kutipan mutiara yang akan segera kalian salin dan unggah di platform media sosial setelah membaca buku ini. Saya percaya itu hehehe

Nah dari buku-buku yang saya rekomendasikan untuk dibaca saat bersedih,  saya harap bisa sedikit mengobati kesedihan kalian dan mendapatkan pencerahan setelahnya. Jika terjadi apa-apa, saya siap menjadi teman bersedih.

Seperti yang Dhyo Haw lantunkan

Jangan anggap kau sendiri hadapi, ada aku disini “

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *