Tontonan Asyik Dari Balaraja Sinematografi

Youtube adalah salah satu alternatif untuk mencari informasi atau untuk yang ingin seru-seruan, selain di televisi. Bukannya apa-apa, hiburan TV juga gitu-gitu aja, apalagi untuk sekarang ini. (menurut saya). Sinetron cinta-cintaan sudah terlalu bosan untuk dilihat, acara lawak juga kadang kurang lucu, ya mungkin bagi sebagian penonton menganggap acara itu seru. Tapi tak apalah, persepsi orang kan berbeda-beda.

Akhir-akhir ini, saya lebih sering mantengin Youtube. Seru sih, segala kabar terbaru lebih lengkap dan pembahasannya tak dibatasi, bahkan lebih lentur bila dibanding dengan televisi. Untuk yang doyan gaming ada juga para youtuber yang memanfaatkan naiknya game untuk memberi banyak tips and trick guna memudahkan kita bermain.

Sekitar 2 minggu lalu, salah satu teman saya tengah kedapatan asyik menonton semacam sinetron komedi di youtube. Awalnya saya ikut menonton dalam beberapa menit, namun berkat bujukkannya untuk menonton episodenya dari awal tayang, langsung saja dengan sigap dan tanggap saya tonton sitkom tersebut.

Balaraja Sinematografi nama channel Youtubenya, Suscribernya sudah 1.200 (waktu pertama kali saya lihat, mungkin sekarang bertambah). Tapi jangan salah, view nya lumayan banyak, sudah jutaan orang. Mungkin wajar saja ada beberapa orang yang menonton berulang-ulang, karena sinetron itu lucu dan menarik.

Berkisah secara sederhana, dengan judul Jawara Balaraja. Segala penokohan dan dialog terasa pas karena memang sesuai dengan kehidupan sehari-hari, maka tidak terkesan terlihat dibuat-buat. Alur ceritanya menyorot pada keseharian Bang Burik (tokoh utama), mulai dari mengurus keperluan ke desa hingga memesan kopi sekalipun. Pokoknya mengenai keseharian Bang Burik.

Hal yang membuat saya kagum, beberapa spot tempat yang di sorot adalah daerah yang tak asing. Seperti Desa Tobat, Flyover Balaraja, Kampung Sangereng dan beberapa daerah familiar lain disekitaran Kabupaten. Jadi, berasa seneng gitu lah. Kelebihan lainnya adalah selalu ada beberapa yang diselipkan tentang kebudayaan lokal, lalu diobrolkan dan dijelaskan. Atas adanya unsur edukatif ini, makin bikin kita jadi tahu tentang beberapa kebudayaan lokal disana.

Walaupun Bang Burik adalah preman, tapi dia baik hati dan tingkahnya sangat jenaka.  Ia juga kerap melawan penjahat yang menyerang warga-warganya. Itu menjadi salah satu bukti bahwa Bang Burik amat cinta terhadap kampung sendiri. Logat bahasa yang dimainkan campur-campur, kadang pake bahasa Indonesia, kadang juga pake bahasa Sunda.

Saya menganggap adanya Balaraja Sinematografi ini sebagai pelepas dahaga untuk suguhan-suguhan yang menarik, lucu dan menghibur. Sebagai warga Kabupaten Tangerang, entah kenapa ada saja yang membuat saya senang dengan munculnya ide dan kreatifitas baru dari cerita pendek yang tersambung ini.

Siapapun yang berada dibalik ide cemerlang Balaraja Sinematografi ini, saya sangat mengapresiasi penuh. Bagi saya, kehadiran tontonan segar ini sangat layak untuk kalian, khususnya warga Tangerang, tonton. Dijamin Anda akan sangat terhibur dengan konten-konten channel youtube ini. Serta beri dukungan kepada mereka agar terus melanjutkan kisah-kisah Bang Burik kedepannya.

Terakhir, Guys, jangan lupa share, like, comment dan Suscribe, ya! (niru gaya Youtuber).

Komentar

Nggak bisa tidur kalau belum diucapin selamat malam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *